Seorang penulis merupakan seorang seniman yang bisa dibilang menjadi seniman yang tidak pernah istirahat. Seorang penulis banyak hidup dalam imajinasinya. Mereka akan terus bercerita tentang segala hal dalam pikirannya yang dituangkan dalam karyanya. Mereka akan menuangkan segala perasaannya ke dalam tulisan. Terdapat ungkapan Jangan pernah melukai hati seorang penulis atau kau akan abadi dalam karyanya yang sangat terkenal. Rasa-rasanya memang benar adanya ungkapan tersebut.
Seorang penulis ketika merasakan perasaannya yang tidak nyaman akan menyalurkan perasaannya melalui tulisan. Menulis merupakan salah satu obat stres. Dengan kita menceritakan seseorang lewat tulisan, sejatinya hal tersebut tidak akan pernah selesai meskipun kisah dalam dunia nyata sudah selesai.
Penulis dapat menulis berbagai hal tentang seseorang yang dianggap istimewa olehnya. Bukan hanya tentang lara, akan tetapi dapat juga berupa perasaan yang menyenangkan. Dengan cara menulis dan menceritakan seseorang melalui tulisan akan membuat orang itu abadi dalam karya yang dapat dinikmati oleh banyak orang.
Berbagai persepsi akan timbul bagi kalangan pembaca, akankan seseorang yang diceritakan oleh penulis akan dikenang sebagai apa oleh mereka? Akankan dikenang sebagai seseorang yang bisa membuat pembaca ikut terbawa perasaan dalam kisah yang indah atau justru akan tenggelam dalam rasa sakit hati yang mendalam.
Seorang penulis yang memilih untuk menuliskan atau menceritakan seseorang dalam sebuah karya karena pada saat itu, perasaan penulis tentang seseorang yang diceritakan sangat dalam. Hal tersebut dapat terlihat dari banyak penulis yang mengaku bahwa karya-karya yang ia buat dibuat saat mereka patah hati atau kasmaran.
Seorang penulis yang menceritakan seseorang dalam karya-karyanya nantinya entah akan membawa keberuntungan atau musibah bagi seseorang yang diceritakan. Pada umumnya, orang-orang akan jauh lebih senang jika dikenang dengan hal baik, akan tetapi kita tidak bisa menutup mata dan tidak peduli dengan sikap yang menyakitkan.
Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa dengan menulis atau menceritakan seseorang melalui sebuah karya sastra bisa mengabadikan seseorang dengan kenangan-kenangan yang dimiliki. Meskipun hubungan penulis dengan seseorang tidak dapat abadi, akan tetapi kisah mereka dapat tetap ada dan dapat dinikmati oleh orang lain. Dengan menuliskan seseorang sejatinya kita tidak mengakhiri sebuah kisah. Justru hal tersebut dapat membuat kisah mereka abadi meskipun dalam dunia nyata sebuah hubungan dapat berpisah dan pudar.